Agustus 30, 2025

Rsbhaktinugraha | Keselamatan Jiwa Dan Raga

Tenaga medis yang selalu berusaha menyelamatkan nyawa orang lain yang dalam bahaya

Medis Penanganan Covid-19
2025-06-28 | admin9

Mengenang Perjuangan Tenaga Medis Saat Pagebluk Pandemi Covid-19

Empat Tahun Berlalu: Menilik Kembali Perjalanan Pandemi Covid-19 di Indonesia

Empat tahun silam, tepat pada tanggal 2 Maret 2020, Indonesia resmi mengumumkan kasus pertama Covid-19. Pada saat yang hampir bersamaan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global yang mengancam kesehatan masyarakat dunia.

Berdasarkan laporan dari WHO, hingga kini virus tersebut telah merenggut https://theaardvarkfl.com/ nyawa hampir 7 juta orang secara global. Di Indonesia sendiri, korban jiwa mencapai sekitar 151.920 orang, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah kematian tertinggi kedua di kawasan Asia.

Awal Mula Munculnya Wabah

Wabah ini bermula di kota Wuhan, Tiongkok, pada bulan Desember 2019. Saat itu, sejumlah pasien menunjukkan gejala yang menyerupai pneumonia, namun penyebabnya belum diketahui secara pasti.

Setelah dilakukan investigasi dan riset oleh para pakar kesehatan, pada 7 Januari 2020, virus tersebut akhirnya diidentifikasi sebagai jenis baru dari coronavirus, yang kemudian dinamai SARS-CoV-2. Pemerintah Tiongkok pun segera memberlakukan karantina wilayah dengan menghentikan akses keluar masuk kota Wuhan.

Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk menghentikan penyebaran virus yang sangat cepat. Tak butuh waktu lama, virus ini menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk ke Indonesia.

Pandemi Global dan Gelombang Kasus di Indonesia

Kasus Covid-19 pertama kali dikonfirmasi pemerintah Indonesia pada 2 Maret 2020. Namun sejumlah indikasi menyebut bahwa virus ini sudah masuk sejak awal Januari 2020. Lonjakan awal terlihat antara Januari hingga Februari, dengan puncaknya pada 30 Januari 2020, mencatat 14.528 kasus dalam sehari.

Kemudian, WHO menetapkan status pandemi global pada 11 Maret 2020. Dua hari berselang, Presiden Joko Widodo menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional.

Gelombang kedua menghantam Indonesia pada pertengahan 2021 akibat varian Delta, mencatat rekor 56.757 kasus harian pada 15 Juli 2021. Tidak lama setelah itu, varian Omicron memicu gelombang ketiga dengan jumlah kasus tertinggi sebesar 63.956 pada 17 Februari 2022.

Hingga akhirnya, pada 21 Juni 2023, Presiden Jokowi secara resmi mengakhiri status pandemi dan menyatakan bahwa Indonesia telah memasuki fase endemi, sesuai dengan rekomendasi WHO dan data konfirmasi kasus yang semakin menurun drastis.

Perjuangan dan Korban dari Garda Terdepan

Di balik statistik dan kebijakan, perjuangan tenaga kesehatan tak bisa diabaikan. Data dari Lapor Covid-19 menunjukkan, pada Juni 2021 saja, sebanyak 52 tenaga medis gugur.

Jumlah korban tertinggi tercatat pada Desember 2020 dan Januari 2021, yakni masing-masing 141 dan 158 tenaga medis. Meskipun sempat menurun menjadi 11 kasus pada April 2021, angka kematian kembali melonjak pada bulan Mei dan Juni 2021, seiring dengan meningkatnya kasus harian secara signifikan.

Pada 27 Juni 2021, Indonesia mencatat 21.342 kasus baru dalam sehari, disusul 20.694 kasus pada keesokan harinya. Angka-angka ini menggambarkan betapa seriusnya situasi saat itu.

Pandemi mungkin telah berakhir secara resmi, namun jejaknya dalam sejarah kesehatan Indonesia akan selalu diingat—terutama oleh mereka yang kehilangan, dan oleh mereka yang berjuang di garis depan.

Baca Juga: Robot Bedah Da Vinci di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta: Terobosan Medis Modern 2025

Share: Facebook Twitter Linkedin
Penarapan Pola Kesehatan
2025-05-28 | admin9

Strategi Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat untuk Mencegah Penyebaran Virus Korona

Saat ini, pandemi virus korona (Covid-19) telah melanda berbagai negara di belahan dunia, termasuk Indonesia. Jumlah orang yang terinfeksi virus korona ini terus meningkat. Hingga tulisan ini dibuat, jumlah pasien positif terinfeksi virus korona telah mencapai lebih dari dua juta orang. Sampai detik ini, belum ada vaksin ataupun obat yang terbukti efektif untuk mengobati penyakit tersebut. Kondisi ini memicu kekawatiran masyarakat, dimana banyak dari masyarakat yang merasa was-was dan cemas terhadap perkembangan virus korona ini.

Merasa khawatir akan kesehatan diri sendiri dan keluarga ditengah situasi joker123 gaming pendemi covid-19 merupakan hal yang wajar, namun ada baiknya ketika anda merasakan kekhawatiran cobalah untuk mengingat bahwa penularan covid-19 sebenarnya dapat dicegah asalkan anda dan keluarga pro aktif dalam menerapkan gaya hidup bersih dan sehat. Menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat adalah langkah awal yang dianjurkan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) dan kementrian kesehatan untuk mencegah infeksi covid-19.

Baca Juga : Cara Menyembuhkan Luka Jahitan dengan Cepat dan Aman: Panduan Lengkap

Semenjak kemunculan virus koroni ini sekitar bulan Februari 2020 di Indonesia, pemerintah telah menginstruksikan beberapa kebijakan yang bisa ditempuh untuk oleh masyarakat untuk mencegah virus korona. Pemerintah pusat hingga pemerintah daerah gencar melakukan aksi kampanye sosialisi pencegahan virus korona.

Walaupun, usaha-usaha sosialisasi telah banyak dilakukan, belum banyak juga masyarakat yang menerapkan pola prilaku hidup bersih dan sehat yang benar. Misalnya, gerakan mencuci tangan. Banyak yang belum benar-benar paham bagaimana memcuci tangan yang benar, tidak sekedar “membasahi” air dengan tangan. Untuk itu, perlu disampaikan kembali cara-cara untuk menerapkan pola prilaku bersih dan sehat selama masa pandemi untuk mencegah virus korona berkembang secara lebih massif.

Berikut adalah ada sejumlah langkah sederhana yang bisa rutin dilakukan oleh masing-masing individu hingga lingkungan sekitar rumah untuk mencegah corona (Covid-19). Strategi yang pertama adalah rajin mencuci tangan dengan menggunakan air mengalir yang bersih dan sabun. Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari jemari dengan menggunakan air dan sabun untuk membersihkan dan memutuskan mata rantai kuman. Adapun langkah-langkah mencuci tangan yang benar adalah bersihkan punggung tangan, sela-sela jari, telapak, kuku hingga pergelangan tangan selama 20 detik lalu bilas. Contoh bisa dilihat di Gambar 1.

Melakukan cuci tangan secara rutin memang tidak mudah dilakukan karena belum semua tempat menyediakan fasilitas cuci tangan seperti air bersih, sabun dan wastafel. Untuk mengatasi keterbatasan fasilitas ini. Kita bisa menggunakan hands sanitizer. Hand sanitizer kita gunakan setelah bersentuhan dengan orang lain dan menyentuh permukaan benda seperti pegangan digagang pintu atau benda lainnya yang rentan disentuh oleh banyak orang. Hands sanitizer ini bisa dibeli di apotik atau bisa juga dibuat sendiri.

Share: Facebook Twitter Linkedin
Penyakit Tenggorokan
2025-03-30 | admin9

6 Penyakit Ini Sebabkan Tenggorokan Sakit saat Menelan

Sakit tenggorokan bisa terjadi pada siapa saja. Kondisi ini menyebabkan pengidapnya merasa sakit saat menelan makanan maupun minuman. Sakit tenggorokan ditandai dengan rasa nyeri, iritasi, atau kering dan bisa terjadi karena infeksi virus atau bakteri. Selain infeksi, sakit tenggorokan ternyata juga bisa menjadi gejala dari penyakit tertentu.

Umumnya, sakit tenggorokan terjadi karena adanya infeksi virus yang biasanya bisa pulih dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. Namun, jika sakit tenggorokan terjadi karena infeksi bakteri bakteri, maka pengobatan perlu dilakukan segera. Selain itu, sakit tenggorokan yang terjadi sebagai gejala penyakit juga harus segera mendapat penanganan medis agar terhindar dari komplikasi berbahaya.

Penyakit yang Ditandai dengan Gejala Sakit Tenggorokan

Nyeri pada tenggorokan yang biasanya disertai dengan rasa sakit saat menelan makanan dan minuman, bisa slot77 menjadi tanda dari penyakit tertentu. Berikut ini beberapa jenis penyakit yang sering ditandai dengan tenggorokan sakit saat menelan:

1. Tonsillitis

Salah satu penyakit yang ditandai dengan sakit di tenggorokan dan kesulitan dalam menelan adalah tonsillitis alias radang tenggorokan. Pada kondisi ini, amandel mengalami peradangan atau inflamasi. Kondisi ini umum menyerang anak-anak, tetapi juga bisa terjadi pada orang dewasa.

2. Faringitis

Radang tenggorokan atau faringitis juga bisa memicu tenggorokan sakit saat menelan makanan dan minuman. Kondisi ini terjadi akibat adanya peradangan pada saluran yang menghubungkan hidung atau mulut dengan kerongkongan (esofagus) atau saluran pita suara (laring).

3. Laringitis

Laringitis merupakan penyakit yang terjadi karena adanya peradangan pada laring, yaitu kotak pita suara di dalam tenggorokan. Penyakit ini memiliki gejala berupa sakit pada tenggorokan, batuk, demam, serta suara serak, atau kehilangan suara sama sekali.

Baca juga5 Hal Terbaru Terkini Dalam Pengobatan Kanker Mulai Dari Terapi Inovatif Hingga Penelitian Terbaru

4. Infeksi Mononukleosis

Pada beberapa kondisi, sakit tenggorokan juga bisa disebabkan oleh penyakit yang lebih serius, misalnya infeksi mononukleosis. Penyakit ini terjadi karena ada infeksi virus Epstein Barr. Infeksi ini ditandai dengan pembesaran kelenjar getah bening, demam dan sakit pada tenggorokan serta kesulitan menelan makanan dan minuman.

5. Epiglotitis

Penyakit ini terjadi karena ada peradangan pada katup yang memisahkan saluran pernapasan dan saluran pencernaan. Peradangan pada bagian ini sering ditandai dengan nyeri pada tenggorokan.

6. Abses Peritonsil

Sakit tenggorokan yang terjadi dalam jangka panjang sama sekali tidak boleh dianggap sepele. Sebab, bisa jadi kondisi tersebut terjadi karena ada penyakit serius, seperti abses peritonsil. Penyakit ini terjadi karena ada pembengkakan bernanah antara langit-langit tenggorokan dan bagian belakang amandel.

7. GERD

Gastroesophageal reflux disease (GERD) terjadi ketika asam dari lambung naik kembali ke kerongkongan. Larutan asam ini dapat membuat kerongkongan dan tenggorokan sakit dan terasa seperti terbakar. Selain sensasi terbakar, GERD juga menyebabkan gejala seperti mulas di sekitar dada.

8. Tumor

Penyebab sakit tenggorokan yang satu ini mungkin kurang umum. Biasanya, sakit tenggorokan yang disebabkan oleh tumor disertai dengan gejala lain seperti perubahan suara, sulit menelan, adanya benjolan dan penurunan berat badan.

9. Alergi

Ketika sistem kekebalan bereaksi terhadap pemicu alergi seperti serbuk sari, rumput, dan bulu hewan peliharaan, sistem kekebalan akan berusaha mengeluarkan bahan alergen tersebut. Kondisi inilah yang akan memicu gejala seperti hidung tersumbat, mata berair, bersin, dan sakit tenggorokan.

10. Infeksi HIV

Sakit tenggorokan dan gejala mirip flu lainnya terkadang muncul lebih awal setelah seseorang terinfeksi HIV. Seseorang yang terinfeksi HIV mungkin mengalami sakit tenggorokan kronis atau berulang karena infeksi jamur atau infeksi virus yang disebut cytomegalovirus (CMV).

Kapan Sakit Tenggorokan Harus Diperiksakan ke Dokter?

Tidak semua sakit tenggorokan merupakan tanda dari penyakit serius. Pada nyeri tenggorokan yang bersifat ringan dan biasanya terjadi karena virus, pengobatan bisa dilakukan dengan cara sederhana di rumah. Sakit tenggorokan bisa diobati dengan banyak minum air putih dan cukup beristirahat, serta hindari konsumsi makanan yang bisa memperparah kondisi.

Share: Facebook Twitter Linkedin
Tips Menyelamatkan Diri
2025-02-26 | admin9

Cara Menyelamatkan Diri Saat Gempa Bumi dengan Aman

Jakarta Gempa bumi dapat terjadi kapan bahkan dan di mana bahkan tanpa mengetahui waktu dan tempat. Untuk itu, perlu adanya pembekalan diri mengenai cara menyelamatkan diri dikala gempa supaya menghindari cedera dan bahaya lainnya. Gempa bumi kerap kali terjadi di Indonesia, terpenting lokasi Indonesia berada dalam garis Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire yang diukur rawan musibah alam seperti gempa bumi. Kalau lempeng samudera atau benua juga gunung berapi tiba di masa aktivitasnya, maka gempa dapat saja terjadi. Risiko tersebut membikin kita sebagai warga Indonesia semestinya siap kapan bahkan musibah ini terjadi. Kalau gempa bumi terjadi pada wilayah anda, anda tidak perlu panik. Solusi tepat untuk dapat menyelamatkan anda dan orang terkasih adalah dengan memahami upaya penyelamatan diri dikala gempa bumi. Berikut ini terdapat beberapa cara menyelamatkan diri:

1. Cara Menyelamatkan Diri dikala Gempa Biasa Ketika

Terdapat cara dasar untuk menyelamatkan diri dikala gempa bumi. Kalau terjadi gempa, cara terbaik untuk menyelamatkan diri adalah braxtonatlakenorman.com dengan cara drop, cover, hold on. Dengan kata lain, dikala terjadi gempa Anda semestinya menurunkan posisi tubuh yang lebih rendah, mencari penutup kepala dan leher, dan konsisten berada dan berlindung di tempat tersebut sampai gempa berhenti. Berikut penjelasannya:

  • Jatuhkan tubuh ke komponen tangan dan lutut sebelum gempa bumi menghantam Anda. Posisi ini dapat melindungi Anda dari jatuh dan konsisten memungkinkan Anda untuk bergerak seandainya perlu.
  • Cari penutup kepala dan leher (dan semua tubuh Anda seandainya memungkinkan) adalah di bawah meja atau meja yang kokoh. Kalau tidak ada tempat berlindung di dekat Anda, bergeraklah menuju dinding komponen dalam atau di samping furnitur posisi rendah yang tidak akan menimpa Anda, dan tutupi kepala dan leher Anda dengan lengan dan tangan.
  • Cara berlindung di tempat sampai guncangan berhenti. Bersiaplah untuk bergerak dari tempat berlindung Anda seandainya guncangan membuatnya bergeser atau rusak.

2. Cara Menyelamatkan Diri dikala Gempa Kalau Berada di Dalam Rumah

Gempa bumi selalu datang tanpa mengamati waktu dan tempat. Kalau anda berada di dalam rumah dan sedang terjadi gempa, tidak perlu panik. Anda dapat mengerjakan cara penyelamatan diri sebagai berikut ini:

  • Kalau memungkinkan, dalam beberapa detik sebelum guncangan kian hebat, lantas menjauh dari kaca, benda gantung, rak buku, lemari cina, atau furnitur besar lainnya yang dapat jatuh. Kalau benda yang jatuh, seperti batu bata dari perapian dan cerobong asap, perlengkapan lampu, hiasan dinding, rak tinggi, dan lemari dengan pintu yang dapat dibuka.
  • Kalau tersedia di dekat Anda, ambil sesuatu untuk melindungi kepala dan wajah Anda dari puing-puing yang bertumbangan dan pecahan kaca.
  • Kalau Anda berada di dapur, lantas matikan kompor dan tutupi dikala terjadi guncangan pertama.
  • Kalau Anda di tempat tidur, tahan dan konsisten di sana, lindungi kepala Anda dengan bantal. Lebih kecil kemungkinan terluka seandainya berlindung di tempat Anda berada. Perlu diingat, pecahan kaca di lantai dapat menyebabkan cedera seandainya Anda berjalan untuk menuju ke luar rumah.
  • Jangan berdiri di depan pintu. Anda dapat berlindung dengan lebih aman di bawah meja. Di rumah modern, ambang pintu tidak lebih kuat dari komponen rumah lainnya. Cara itu, pintu juga tidak dapat melindungi Anda dari kemungkinan sumber cedera.

3. Cara Menyelamatkan Diri Kalau Gempa di Dalam Gedung Bertingkat

Konsisten, seandainya anda berada di dalam gedung bertingkat dan sedang terjadi gempa. Anda dapat mengerjakan cara penyelamatan diri sebagai berikut:

  1. Menjauh dari jendela dan dinding luar.
  2. Cara di dalam gedung.
  3. Jangan gunakan elevator. Listrik dapat padam, dan cara sprinkler dapat menyala sehingga dapat menimbulkan risiko lain yang berbahaya.
  4. Kalau Anda terjebak, konsisten tenang. Cobalah untuk menarik perhatian seseorang dengan mengetuk komponen struktur yang keras atau logam. Cara ini dapat mempermudah Anda mendapatkan pertolongan untuk menuju tempat berlindung yang lebih aman.

Baca Juga : Tips berkendara saat lagi hujan demi keselamatan jiwa raga

4. Cara Menyelamatkan Diri Kalau Gempa di Biasanya Ramai

Berikut ini terdapat beberapa cara menyelamatkan diri dikala gempa di tempat ramai seperti supermarket, pasar, dan tempat keramaian lainnya:

  1. Jangan terburu-buru menuju pintu keluar. Kalau orang lain akan berpikiran sama, sehingga dapat berebut dan berdesakan di pintu keluar.
  2. Jauhi rak pajangan yang berisi benda-benda yang dapat jatuh.
  3. Kalau memungkinkan dan tersedia, berlindung dan ambil sesuatu untuk melindungi kepala dan wajah Anda dari puing-puing dan kaca yang bertumbangan.

5. Cara Menyelamatkan Diri Kalau Gempa di Luar Ruangan

Sebab telah berada di luar ruangan, anda juga perlu mengetahui cara menyelamatkan diri dikala gempat. Setelah di luar ruangan dapat jadi tidak aman seandainya anda berada di dekat tiang listrik atau bahkan gedung bertingkat. Berikut ini cara menyelamatkan diri dikala gempa di luar ruangan, adalah:

  1. Menjauh dari gedung, kabel listrik, lubang pembuangan, dan saluran bahan bakar dan gas. Bahaya terbesar dari puing-puing yang bertumbangan berada tepat di luar pintu masuk dan dekat dengan dinding luar bangunan.
  2. Pergilah ke zona terbuka jauh dari pohon-pohon, tiang telepon, dan bangunan. Zona berada di tempat terbuka, turun posisi tubuh yang lebih rendah dan konsisten di sana sampai guncangan berhenti.
  3. di dekat dinding luar sebuah bangunan adalah tempat yang paling berbahaya. Jendela, fasad, dan detail arsitektur kerap kali kali menjadi komponen pertama dari bangunan yang runtuh. Usahakan untuk jauh dari zona bahaya ini.
Share: Facebook Twitter Linkedin
Tips Hujan demi Keselamatan Jiwa Raga
2025-02-24 | admin9

Tips berkendara saat lagi hujan demi keselamatan jiwa raga

Ketika mengerjakan perjalanan adakalanya kita menemui hambatan, umpamanya sebab terhadang hujan lebat. Nah, tentunya kita butuh tips berkendara saat lagi hujan.

Mengapa sih, kita memerlukan tips berkendara saat hujan?

Sebab saat turun hujan trek menjadi licin atau malahan ada lubang yang tak nampak sebab tertutup genangan air hujan, apalagi baru-baru ini ini kadang hujan deras, kadang juga panas.

Itulah kenapa kita wajib mempunyai tips berkendara saat lagi hujan apalagi di saat cuaca tak menentu ini.

Baca Juga : 6 Tindakan dan Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik

Nah, bagi pengendara motor berikut tips berkendara saat lagi hujan, simak baik-baik, ya!

  1. Sediakan jas hujan dengan mode single agar praktis dan membikin kalian nyaman.
  2. Ketika terjadi hujan lebat, kalian wajib menyalakan lampu. Agar keadaan jalan yang kalian lalui bisa nampak jelas.
  3. Jadi wajib dipastikan lampu kendaraan kita berfungsi dengan normal.
  4. Sebelum berangkat jangan lupa periksa tekanan udara dalam ban, serta ketebalan ban yang digunakan apakah masih baik?
  5. Kurangi kecepatan dan jangan rem mendadak, ya. Agar bannya tak tergelincir sebab trek licin.
  6. Jangan lupa jaga jarak dari kendaraan lain apalagi di musim hujan.
  7. Konsisten fokus saat turun hujan, jadi wajib hati-hati terhadap genangan air, ataupun trek yang berlubang yang tertutup air.
  8. Berteduhlah seandainya hujan yang turun demikian itu lebat, dan mulai perjalanan kalian, seandainya hujannya sudah mulai redah.

Itulah di atas sebagian tips berkendara saat musim hujan.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Pekanbaru memprakirakan cuaca di Riau pada hari ini, Ahad (29/12/2024), didominasi oleh hujan dengan intensitas bervariasi.

“Hujan dengan intensitas ringan hingga rajaolympus sedang diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Riau, secara khusus pada siang hingga sore hari,” ujar Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Bella RA, saat dihubungi media, Minggu (29/12).

Bella menjelaskan, pagi hari, cuaca di Riau lazimnya cerah berawan. Melainkan, hujan dengan intensitas ringan bersifat lokal berpotensi terjadi di sebagian wilayah seperti Rokan Hulu, Kampar, Indragiri Hulu, Pelalawan, dan Bengkalis.

“Masyarakat diimbau untuk konsisten waspada terhadap potensi hujan yang bisa disertai petir dan angin pesat, secara khusus di wilayah Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, Kampar, Rokan Hulu, dan Kota Dumai,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bella merinci bahwa pada malam hari hingga dini hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan masih akan mengguyur sebagian besar wilayah Riau.

“Situasi cuaca ekstrem ini perlu diwaspadai, secara khusus bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor,” kata Bella.

BMKG juga mencatat temperatur udara di Riau hari ini berkisar antara 23.0 – 33.0 °C, dengan kelembapan udara menempuh 60 – 99%. Angin berhembus dari arah Tenggara – Barat Energi dengan kecepatan 10 – 30 km/jam.

Share: Facebook Twitter Linkedin